Bersama Menulis Buku Teks
Arsitektur Nusantara

Satu penulis satu lokasi
Banyak penulis satu Nusantara

Penulisan Buku Teks Arsitektur Nusantara

by

Download PDF

Pendahuluan

Wacana Arsitektur Nusantara, sebagai bahan ajar, saat kini berkembang walau tanpa didukung data dan informasi yang memadai. Budaya tutur, dalam pengajaran di kampus juga di dalam diskusi-diskusi, masih lebih dominan daripada acuan buku teksnya dalam mewacanakan Arsitektur Nusantara secara lebih jernih.

Para pengajar, khususnya dimata kuliah teori dan kritik arsitektur, memenuhi kebutuhan akan bahan ajar dengan mengumpulkan secara individual, dari berbagai sumber yang dirasakan nyaman, untuk asupan para mahasiswanya. 

Pada perkuliahan dan pembahasan ilmiah buku yang berisikan Arsitektur Nusantara belum banyak yang tersedia. Apalagi sebagai buku populer yang dapat dinikmati masyarakat luas, yang notabene adalah pengguna jasa arsitek, fiksi Arsitektur Nusantara juga belum terpajang pada rak-rak di toko buku kita.

Kegiatan penyusunan buku Arsitektur Nusantara ini akan dilakukan secara mandiri, oleh setiap individu, kampus arsitektur, yang kemudian akan dikompilasikan oleh IPLBI. Dengan demikian seluruh proses kegiatan penerbitan buku ini dilakukan berdasarkan aturan yang ditentukan oleh IPLBI.

Latar Belakang Buku Teks Arsitektur Nusantara

Setiap daerah, kawasan, di negeri ini memiliki karya arsitektur lampau yang khas, berbeda satu dengan lainnya. Penulisan materi tersebut menjadi sebuah buku untuk dipelajari lebih lanjut mustahil tanpa dilakukan secara bersama-sama oleh para peneliti IPLBI dengan bantuan dari afiliasi lembaga pendidikan arsitektur masing-masing.

Serentetan karya Arsitektur Nusantara yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga P Rote, memiliki keragaman yang luar biasa. Kekayaan ini sudah saatnya dibukukan untuk memajukan dunia arsitektur Indonesia mendatang. Namun demikian perlu ada sebuah format acuan bagaimana membaca dan memahami keragaman yang tinggi tersebut, kemudian diubah menjadi karya tulis yang berupa buku teks.

Buku yang akan dibuat ini akan memuat seluruh karya arsitektur lampau yang ada di Indonesia. Agar agenda ini dapat dilaksanakan sekaligus dalam tahun 2019 maka akan ditempuh cara dengan menuliskan pokok-pokok bahasan yang dapat disetarakan secara substansial. Hal ini tentu tidak ideal tetapi sebagai sebuah awalan akan sangat membantu penelitian dan penulisan berikutnya.

Acuan penulisan, tentu saja nantinya dapat disesuaikan dengan kondisi setempat dan ketersediaan data, akan lebih banyak membincangkan; [1] bentang alam dan karakternya [2] lokasi, site dan kondisi lingkungan, [3] bentuk dan ruang bangunannya, [4] bahan bangunan dan konstruksinya dan [5] tektonika dan pertukangannya. Material dan aspek pendukung lain yang menyertai arsitekturnya dapat dituliskan sebagai unsur pendukung, penjelas argumentasi dari inti pembahasannya.

Akhirnya diharapkan akan tersusun sebuah bungai rampai, satu buku ditulis beramai-ramai, yang berbobot dan berkualitas sebagai buku pegangan yang utuh dan padat. Setiap karya tulis akan didiskusikan secaradua arah yakni oleh para penulis dan tim redaksi, yang dalam hal ini akan mendatangkan pakar dan ahlinya, agar lebih menjamin kualitas buku. Cara ini menjadi upaya agar terjalin saling pengertian dalam masalah-masalah yang substansial hingga teknis penyajiannya sebagai bab-bab sebuah buku.  

Tujuan Penyusunan Buku
  • Mengumpulkan materi ajar arsitektur daerah diseluruh Indonesia dikemas secara ilmiah.
Sasaran Penyusunan Buku
  • Membuat buku dalam rupa bunga rampai yang berisikan arsitektur Nusantara
  • Upaya pengayaan pengetahuan dan materi ajar arsitektur secara ilmiah
Manfaat yang Diharapkan
  • Terbahasnya Arsitektur Nusantara secara ilmiah yang dapat menjadi pegangan dalam pengajaran teori dan kritik arsitektur
  • Terdokumentasinya materi Arsitektur Nusantara yang padat dan baku
  • Meningkatkan apresiasi terhadap Arsitektur Nusantara dan semesta lingkungannya
Waktu Penyelenggaraan
  • Pada Temu Ilmiah IPLBI ke VIII di Medan, dan dilanjutkan pada acara Temu Ilmiah IPLBI berikutnya sehingga dianggap lengkap dan selesai.
Struktur Buku

Seseorang atau berkelompok, baik dalam satu institusi maupun bekerjasama antar institusi mendokumentasi arsitektur daerah dalam format buku teks. Kertas kerja tersebut akan disatukan sebagai bunga rampai dengan teknis penulisan yang terukur sesuai dengan pedoman penulisan yang akan ditentukan lebih lanjut.

Setiap kertas kerja terdiri atas narasi, foto dan gambar teknis [DED] yang akan dipresentasikan dengan teknis yang sama. Urutan yang sistematis agar berdaya pikat bagi pembaca. Gambar, foto dan narasi padu sehingga menyenangkan pembaca. Selain menggunakan media yang baik dengan format yang menarik, penulisan isinyapun disusun secara cermat dan kreatif. 

Sampul

Berwarna dengan penampilan meriah disertai Ilustrasi, gambar, dalam grafis yang kreatif. Pilihan Tipografi disesuaikan dengan gambar sampul secara keseluruhan.

Kertas tebal agar awet dengan permukaan berkilat, glossy. Hanya ada logo IPLBI dan tidak ada logo kampus, mengingat buku ini akan dipasarkan untuk masyarakat luas .

Pada halaman depan tertulis: ”Arsitektur Nusantara

Halaman Persembahan

Background siluet foto bangunan dengan narasi dari para penulis yang terlibat.

Pengantar
  • Berisi tentang filsafat, teori dan konsep Arsitektur Nusantara
  • Kondisi dan tradisi yang ada di Nusantara hingga kedatangan arsitektur mancanegara
  • Pengolahan bentuk, citra baik masa maupun ruang dan prinsip pembentukannya
Isi Buku

Susunan buku ini menggunakan pedoman penulisan baku yang dirancang dalam format buku ilmiah. Sistematika penulisan diurutkan dari hal-hal yang bersifat makro menuju mikro, estetik visual meluas kepada permasalahan teknis dan menyentuh hal-hal yang lebih rinci dan detil. Pengelompokan dapat dilakukan berdasarkan beberapa aspek yaitu;

  • Site dan lokasinya
  • Kelompok kluster bangunan
  • Unit bangunan dari tektonika hingga langgam arsitektural.

Permasalahan arsitektur yang dihadapi oleh setiap desain perlu dibahas secara berurutan agar memberi gambaran yang jelas terhadap hasil akhir rancangan baik bentuk, rupa dan kesan maupun pesannya, disusun berdasarkan;

  • Aspek ekologi,  tradisi arsitektur
  • Aspek material, teknologi konstruksi
  • Aspek pilihan klien, gaya hidup, budaya, sosial.

Halaman dalam sesudah judul terdapat editorial. Di halaman berikutnya kata pengantar dan sambutan serta komentar dari beberapa tokoh termasuk sambutan dari Ketua IPLBI.

Terdapat beberapa ilustrasi terpisah [tidak perlu gayut dengan isi] untuk menambahkan daya tarik buku.  

Halaman Persembahan, Editorial, Pengantar

Background siluet foto bangunan dengan narasi dari beberapa personil yang dipilih oleh tim editor.

  • Berisi tentang keterkaitan puisi dengan arsitektur
  • Puisi sebagai isi, konten, dari sebuah ruang bangunan dan kota
  • Ucapan terima kasih dan pesan-pesan dari IPLBI
Isi Buku

Susunan buku ini menggunakan pedoman penulisan baku yang dirancang dalam format buku ilmiah populer. Sistematika penulisan diurutkan sebagaimana disebutkan di butir ’struktur buku’.

Tulisan dan gambar menyatu agar menjadi daya tarik buku itu sendiri. Penulis dapat menyertakan puisi bersama foto dan sketsa untuk memberikan dan memperkuat daya hidup puisinya. Apabila diharapkan penulis, tim penyusun buku akan mencarikan ilustrasi yang dirasa sesuai. 

Format Buku
Tampilan Buku

Buku dicetak dalam edisi luks menggunakankertas paper matt. Halaman yang bergambar akan dibuat berwarna. Tampilan sebagai bukuteks, yang akan dibaca oleh peneliti, mahasiswa dan khalayak ramai. Format dan tampilan sebagai berikut.

  • Setiap bab jumlah halamannya 35- 40 halaman termasuk gambar, tabel, diagram dan foto
  • Menggunakan huruf Tahoma, dibedakan antara bahasa Indonesia dan Inggris. Ukuran huruf 11, jarak satu setengah spasi.
  • Margin: Kiri 10 cm. Kanan, atas dan bawah 2,54 cm. Posisi miror margins.
  • Menggunakan kertas berkualitas baik, paper art, dalam ukuran 29 x 29 cm. 
  • Pada halaman akhir dimuat data diri singkat para penulisnya.
Indikator Outcomes
  • Terwujudnya buku teks Arsitektur Nusantara
  • Menjadi buku pegangan di lingkungan kampus arsitektur.
Penulis dan Karyanya

Penulis adalah peneliti, dosen, mahasiswa arsitektur seluruh Indonesia terutama anggota IPLBI.

Tim Redaksi dan Tim Ahli
Tim Redaksi
  1. Ir. Priyo Pratikno, M.T.
  2. Linda Octavia, S.T, M.T.
  3. Meta Tampubolon, S.T.
  4. Cahyo Septianto Hutomo, S.T.
 Tim Ahli
  1. Dr. Johannes Adiyanto. S.T., M.T.
  2. Dr. Indah Widiastuti, S.T., M.T. 
  3. Prof. Dr. Josef Prijotomo, M Arch.
  4. Prof. Ir. Totok Roesmanto, M Eng.
  5. Prof. Dr. Ir. Gunawan Tjahjana, M Arch. [belum dihubungi]
  6. Prof. Dr. Ir. Iwan Sudradjad, MA. [belum dihubungi]
  7. Dr. Ir. Yuswadi Saliya, M Arch. [belum dihubungi]

Tim Ahli bertugas memberikan arahan dan masukan. Menyetujui materi berdasarkan konsultasi dengan para penulis pada tahap akhir penulisan.

Waktu Kegiatan

Penulisan buku dirancang selama 6 [enam] bulan mulai pada bulan ini, Februari 2019 dan akan berakhir pada bulan Agustus 2019. Buku akan terhidang sebelum acara penyelenggaraan Temu Ilmiah 2019 di Medan.

Pengumuman              : 1 Februari 2019
Pengumpulan naskah  : 1 Agustus 2019
Diskusi dan Presentasi : 1 September 2019
Cetak Buku                 : 10 September 2019

Jadwal Penulisan dan Produksi

Kegiatan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov
Pengumunan
Pendaftaran
Penulisan artikel
Konsultasi kolega
Pengiriman artikel
Telaah
Pengirimanan artikel final
Percetakan
Pelepasan

Yogyakarta, 1 Februari 2019
Priyo Pratikno

Lampiran
Acuan Penulisan Buku Arsitektur Nusantara

Acuan ini dibuat untuk memberikan kemudahan bagi para penulis, disamping itu untuk menyamakan urutan pembahasan. Apabila dipandang kurang bisa ditambahkan butiran baru selama tidak mengubah benang merah tulisan dan tidak melenceng jauh. 

Sistematika penulisan diupayakan untuk lebih menekankan pada aspek arsitektural seperti: [1] kondisi lingkungan alam, [2] siteplan dan konteksnya, [3] ruang dan bentuk bangunan, [4] cara membangun, [5] elemen arsitektur, [6] cara bermukim, serta [7] sejarah dan kosmologi masyarakatnya. 

Penulisan ini difokuskan pada artefakn arsitekturnya. Berikut urutannya;

0.   Judul
1.  Abstrak, Sinopsis, Parafrase

Ringkasan tulisan

2.  Pendahuluan
  • Latar belakang, tempat/locus dimana wilayah arsitektur yang dibahas.
  • Materi lainnya layaknya Pendahuluan  
3.  Lingkungan Alam
  • Kondisi geografis, bentang alam, iklim, vegetasi dan batuan alam
  • Sumber daya alam yang dibutuhkan dan digunakan untuk pembangunan
  • Pada bab ini siteplan perkampungan dan lingkungan rumah-rumah tinggal dapat dihadirkan.
4.  Tektonika
  • Pengolahan bahan dan proses pembangunan
  • Rancangan Bangunan
  • Sistem struktur dan konstruksi
  • Pada bab ini menghadirkan gambar rancangan dalam teknis penggambaran DED, beserta foto dan ilustrasi lainnya.
5.  Bermukim
  • Ruang, ruangan interior dan eksterior dibahas berdasarkan guna
  • Penggunaan ruang dan pembagian ruang
  • Hirarki ruang
  • Dst.
6.  Elemen Arsitektur
  • Elemen penanda bangunan
  • Expresi arsitektural
  • Ornamen dan ragam hias
  • Apresiasi estetika dan keindahan
7. Kosmologi
  • Sistem peruangan
  • Sistem Bentuk dan Tampang
  • Sistem Order, tata cara masyarakat
  • Sistem Orientasi dilingkup kawasan, wilayah
8. Daftar Pustaka
9. Riwayat hidup singkat para penulis
10. Lembaga, afiliasi para penulis