Pemilihan
Ketua Pengurus IPLBI 2017-2020

Kriteria, persyaratan, azas, sistem dan mekanisme pemilihan, serta pendaftaran dan pengusulan calon ketua pengurus dapat diakses dari bawah ini.

Seminar Nasional
JATI DIRI ARSITEKTUR NUSANTARA
2018

Jurusan Arsitektur
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Tenggat Pengiriman Artikel 10 Juni 2017
Acara 11-12 Maret 2018

TEMU ILMIAH IPLBI 2017
Lingkungan Binaan
di Kawasan Rawan Bencana 

Lhokseumawe, 14-15 Oktober 201
Tenggat pengiriman artikel 9 September 2017

Program Studi Arsitektur Universitas Malikussaleh
Ikatan Arsitek Indonesia - Aceh

Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia
Akademisi + Praktisi/Industri + Unsur Pemerintah + Mahasiswa
hub pengembangan, akumulasi dan penyebaran pengetahuan lingkungan binaan lintas institusi lintas profesi

Jurnal Nasional

Jurnal nasional bidang keilmuan Arsitektur, Arsitektur Lanskap, Perencanaan Wilayah dan Kota, Rancang Kota, Pariwisata dll yang terkait lingkungan binaan, yang diterbitkan di Indonesia. 

Kota Inovasi yang Membumi

23 February 2016

Agus S. Ekomadyo, Pengajar di Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, e-mail: agus_ekomadyo(at)yahoo.co.id Sebutan “Kota Teknologi” (Technopolis) bagi kota Bandung tentu saja menarik perhatian. Modal teknologi memang dipunyai kota ini, yang ditandai dengan banyaknya perguruan tinggi berbasis teknologi atau industri-industri strategis. Namun apakah kota ini sudah mampu menghasilkan aneka inovasi berbasis kekuatan teknologi yang dipunyai? Apakah inovasi dan teknologi yang dihasilkan berakar pada kehidupan masyarakat kota Bandung? Milieu Inovasi dalam Kehidupan Kota Gagasan…

baca selanjutnya

Memperkenalkan Ark’a Modulam: Alternatif Konstruksi Pondasi dan Tiang Utama Rumah Amfibi di Lahan Basah

17 February 2016

Wijanarka; Kepala Laboratorium Arsitektur Kota Dan Kawasan Tepian Air, Jurusan Arsitektur, Universitas Palangka Raya; E-mail: wijanark(dot)gmail.com Bila musim penghujan tiba, banjir adalah permasalahan yang paling kompleks yang terjadi di Indonesia saat ini. Di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan sebagian besar permukiman di perkotaannya dibangun pada lahan basah dan tepian sungai, bila musim penghujan tiba, banjir kerap kali datang melanda ke permukiman-permukiman yang didirikan pada lahan-lahan tersebut Banjir di lahan basah dan bantaran sungai memang tidak…

baca selanjutnya

Ketika Akademisi dan Praktisi Saling Belajar: Sebuah Pemikiran untuk Tatakelola Pendidikan Profesi Arsitektur

17 February 2016

Agus S. Ekomadyo, Pengajar di Institut Teknologi Bandung; Email: agus_ekomadyo(dot)yahoo.co.id   “Kamu itu mau mengubah orang atau melayani klien?” Sebuah kalimat yang terus tersimpan di benak penulis pasca memfasilitasi kuliah tamu Pak David Bambang Soediono, penerima IAI Awards 2015 atas karya beliau sebagai arsitek pemugaran toko De Vries Bandung. Kalimat tersebut tersebut sebenarnya merupakan  self-criticism pak David terhadap gaya beliau yang sering ingin “mengedukasi” klien tentang nilai-nilai arsitektur yang dianggap baik, padahal pada saat…

baca selanjutnya

Pergeseran Fungsi Beranda Sebagai Naungan Bagi Pejalan Kaki di Kota Tropis

7 February 2016

P. Jhon Alfred; Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Flores; Email: ff3redo(dot)gmail.com Beranda adalah elemen arsitektur yang paling penting dalam perencanaan kehidupan sosial. Beranda juga dikenal sebagai koridor atau teras di daerah geografis tertentu. Beranda memiliki fungsi yang sama dengan elemen arsitektur lainnya seperti teras, balkon, koridor, selasar dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membedakan bagian dalam dan luar. Beranda merupakan daerah terbuka yang biasanya beratap dan kadang-kadang sebagian tertutup dan melekat pada bagian eksterior atau di…

baca selanjutnya

Dari Etnografi ke Teknologi : Dalam Ranah Arsitektur Tradisional Nusantara Penjelajahan Awal

9 November 2015

Yuswadi Saliya | Lembaga Sejarah Arsitektur Indonesia – LSAI | yewe1506(at)gmail.com 01 Pembuka Makalah ini akan menyoroti segi-segi yang dipandang penting dari setiap kata kunci atau pokok-pokok bahasan seperti yang dapat diturunkan dari preposisi seminar. Mudah dipahami bahwa kata-kata kunci itu berkaitan satu dengan lainnya, sehingga adanya rumusan tema, Sejarah Perkembangan Arsitektur Tradisional, dapat membantu memusatkan perhatian hanya kepada beberapa segi saja (di samping oleh keterbatasan penguasaan bahan-bahan yang begitu luas oleh penulis). Makalah ingin mengangkat…

baca selanjutnya

Ideologi di Balik Rancangan Arsitektur

5 November 2015

Indah Widiastuti, dosen Arsitektur ITB.  Materi Bedah Buku Tujuh Arsitek Indonesia – Lahirnya Generasi Arsitek baru Penulis: Peter Yogan Gandakusuma, Murni Khuarizimi, Kata Pengantar : Prof. Triatno Yudo Hardjoko Arsitek: Martin Katoppo, Stanley Wangsa, Ariko Andikabina, Ign Adi Wibawa, Effan Adhiwira, Gede Kresna, Yu Sing Penerbit: Kanaya Press Buku Tujuh Arsitek Indonesia: Lahirnya Generasi Arsitek Baru yang menghadirkan tujuh sosok arsitek Indonesia ini dihadirkan oleh sang penulis, Peter Yogan Gandakusuma dan Murni Khuarizimi, sebagai diskursus yang mencoba memaparkan atau justru…

baca selanjutnya

Kognisi Lingkungan dan Image Perkotaan untuk Pencapaian Perencanaan dan Perancangan Area Publik

1 October 2015

Pindo Tutuko  | Staf Pengajar di Prodi Arsitektur Universitas Merdeka Malang | pindotutuko(at)unmer.ac.id Pendahuluan Berbicara mengenai lingkungan dinyatakan sebagai rangkaian hubungan antara beberapa elemen dan manusia yang teratur dan mempunyai pola. Lingkungan juga merupakan reflekasi atau hubungan timbal balik antara manusia dengan elemen fisik dunia. Pemikiran tentang lingkungan, secara ekologis lebih merupakan suatu hubungan yang saling terkait antar sistem organisme. Lingkungan adalah wadah dari sistem organisme tersebut. Berkaitan dengan ruang, maka ruang (space) merupakan pengembangan dan pengalaman tiga…

baca selanjutnya

Ekologi, Pariwisata, dan Lingkungan Binaan Tradisonal Sunda

28 August 2015

Ary Sulistyo | Pengajar Lepas Arsitektur di beberapa universitas di Jakarta dan aktif di konsultan lingkungan EKOLOGI DAN WISATA Indonesia merupakan negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati yang terkaya setelah negara Brasil. Secara bioregional Indonesia terbagi menjadi tujuh biogeografik region, yaitu bio-regional Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Maluku, dan Irian Jaya. Dalam setiap bioregional tersebut telah ditetapkan sejumlah taman nasional (Sugandhy, 2006). Selain itu, Indonesia kaya akan budaya baik yang tangible (tersentuh) maupun intangible (tidak tersentuh). Contohnya, candi…

baca selanjutnya

Pendidikan Arsitektur dengan Mempertimbangkan Peraturan Pemerintah

20 July 2015

Tjahja Tribinuka | Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS | E-mail tribinuka(at)ymail.com Sebagai warga Negara yang baik, tentu kita perlu untuk selalu mengamati bagaimana pemerintah kita memperhatikan bangsanya, terutama dalam masalah pendidikan. Semenjak puluhan tahun lalu, terutama setelah lengsernya Presiden Soeharto, pendidikan di negara kita ramai dengan pelaksanaan kurikulum yang mulai berubah sudut pandangnya hampir secara drastis. Dari sebuah konsep mendidik dengan eksperimen anjing melalui teori behaviouristik oleh Pavlov, kemudian diubah menjadi teori pendidikan konstruktivistik oleh…

baca selanjutnya

Apresiasi Arsitektur dengan Pengutamaan Potensi Pikiran

29 June 2015

Tjahja Tribinuka | Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, ITS | E-mail tribinuka(at)ymail.com Pikiran adalah segenap kinerja otak untuk menelaah suatu fenomena dan merumuskannya ke dalam sebuah hasil. Pemikiran paling sederhana adalah pendataan, lebih lanjut adalah membandingkan data yang dimiliki memori pikiran dengan fenomena yang sedang ditinjau. Pemikiran paling tinggi jika telaahnya sampai pada penelaahan fenomena yang sedang dihadapi. Dalam pemikiran ini bisa muncul sebuah kreatifitas, akan tetapi perlu dibedakan antara kreatifitas dengan fantasi. Segenap kreatifitas itu…

baca selanjutnya