Seminar Nasional
ARCHIMARITURE
2018

Kampus Teknik Universitas Hasanuddin Gowa
31 Oktober 2018

Temu Ilmiah IPLBI 2018
Unika Soegijapranata
Program Studi Arsitektur

SEMARANG
2-3 November 2018

Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia
Akademisi + Praktisi/Industri + Unsur Pemerintah + Mahasiswa
hub pengembangan, akumulasi dan penyebaran pengetahuan lingkungan binaan lintas institusi lintas profesi

TEMU ILMIAH - SEMINAR

Pesan prosiding
Temu Ilmiah dan Seminar IPLBI

Jurnal Nasional

Jurnal nasional bidang keilmuan Arsitektur, Arsitektur Lanskap, Perencanaan Wilayah dan Kota, Rancang Kota, Pariwisata dll yang terkait lingkungan binaan, yang diterbitkan di Indonesia. 

Reflective Practitioning: Menarik Nilai-nilai dari Praktik Arsitek

8 September 2017

Agus S. Ekomadyo, Staf Pengajar Program Studi Arsitektur ITB, aekomadyo00(at)gmail.com   Konsep Reflective Practitioner dikembangkan oleh Donald Schon dalam membangun masyarakat belajar (learning society) dalam suatu organisasi. Di sini dia mengkritik pendekatan rasional-teknikal untuk pengetahuan profesional yang dinilai terlalu positivistik dan deterministik dan sering tidak mampu menjawab masalah relevansi pengetahuan dengan kondisi nyata yang terjadi. Pendekatan reflektif dikembangkan Schon dengan pendekatan “seni bertindak”, mencoba mencari pelajaran-pelajaran berharga dari pengalaman yang dirasakan, untuk kemudian ditarik kembali…

baca selanjutnya

Neo Revitalisasi Kompleks PG. Colomadu

24 August 2017

Dyah.S.Pradnya.P. Dosen F.Teknik Jurusan Arsitektur UNS. Email dyah_pradnya(at)yahoo.com Kompleks BCB PG.Colomadu di desa Malangjiwan, merupakan bekas area industri era Kolonial, berupa sistem tata wilayah dan hunian. Beberapa tipe disain mewah hunian untuk pejabat dan selalu memiliki halaman luas  . Ciri khas sistem penghawaan dan pencahayaan alami,  berupa ukuran ketinggian dan jumlah bukaan bangunan maksimal. Juga terdapat bekas jalur kereta api ( lori ) / rel untuk mengangkut tebu pada area tertentu yang sudah tertimbun tanah . Juga…

baca selanjutnya

La La Land, Menjadi “Ndeso”, dan “Indonesian Dreams”

12 July 2017

Agus S. Ekomadyo, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, ekomadyo(at)itb.ac.id https://davethenovelist.files.wordpress.com/2016/12/la-la-land-musical.jpg   Apa sih bagusnya film Lalaland, hingga sempat mau mendapatkan piala oscar (tetapi nggak jadi)? Kalau dari covernya, awalnya saya menyangka film paling cuma masalah cinta dua pasang kekasih berbalut lagu-lagu dan tari-tari saja. Ternyata lebih dari sekadar menyanyi dan menari, film ini mengisahkan perjuangan dua orang manusia untuk mencapai mimpi…

baca selanjutnya

The Bank and the Old Building

3 July 2017

Agus Ekomadyo, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, aekomadyo00(at)gmail(dot)com   Sering suatu konsep kita terima dengan “taken for granted”: penjelasan mengapa suatu konsep itu muncul tidak disertakan dengan lengkap. Misalnya di dalam kelas, seorang guru sering bertanya, “Di hutan ada kan…”, lalu dijawab “….cil” oleh murid-murid. Mengapa harus ada kancil di hutan, sepenting apakah kancil untuk anak-anak SD, atau jangan-jangan sosok kancil bagi anak-anak SD hanya ada di dalam cerita dan…

baca selanjutnya

Desain dan Perubahan Masyarakat

3 July 2017

Agus Ekomadyo, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, aekomadyo00(at)gmail(dot)com   Artikel ini ditulis saat penulis sedang mempelajari desain sebagai sebuah ilmu. Istilah desain sering berkonotasi dengan profesi tertentu, dan orangnya disebut desainer, yang sering kita temukan dalam desainer fashion, produk, interior, arsitek, hingga rancang kota (urban design). Namun desain juga muncul dalam kegiatan sehari-hari, dan dalam bahasa Indonesia mempunyai padanan kata “merancang”, seperti digunakan dalam merancang perjalanan, merancang karier, merancang masa depan, merancang tulisan…

baca selanjutnya

Pasar Rakyat: antara Desain dan Tatakelola

2 July 2017

Agus Ekomadyo, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, aekomadyo00(at)gmail(dot)com   Wow, Pasar Peterongan jadi cagar budaya kota Semarang! Bagian depan pasar ini pun dirancang menjadi ruang publik, tempat duduk-duduk, dinaungi pohon tua yang sengaja ditempatkan pada sumbu simetri bangunan untuk menjadi tengaran. Ada dua prasasti disematkan di tempat ini, menegaskan kepedulian pemerintah kota terhadap keberadaan pasar rakyat. Masuk ke dalam bangunan, kesan lapang dan segar yang menyambut. Bangunan dirancang cukup tinggi, dengan pengolahan “indirect…

baca selanjutnya

Cek “Place” Sebelah: “Everyday Architecture” Dalam Sebuah Film

24 April 2017

Agus S. Ekomadyo, Dosen Arsitektur ITB, aekomadyo00(at)gmail.com Film “Cek Toko Sebelah” mungkin akan menjadi salah film yang dikenang oleh masyarakat Indonesia saat ini. Film ini tercatat dilihat oleh 2,5 juta penonton. Jumlah luar biasa ini memang berbanding lurus dengan konten yang ditawarkan oleh film ini. Saat usai menonton film ini di sebuah bioskop, penulis mengamati sebagian besar penonton masih terduduk di kursinya masing-masing, tak segera beranjak pergi seperti biasanya ketika credit title mulai dimunculkan di…

baca selanjutnya

Jati Diri Arsitektur Nusantara

11 March 2017

Tjahja Tribinuka | Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS | E-mail tribinuka(at)ymail.com Gambar 1. Rumah Nelayan di Sabang Mawang Barat, perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia Dalam diskusi di grup Whatsapp IPLBI, Profesor Josef Prijotomo menyampaikan secara singkat butir-butir yang perlu untuk dipahami mengenai Arsitektur Nusantara. Butir-butir tersebut berupaya saya interpretasikan menjadi sebuah tulisan, sebagai pertimbangan bagaimana pola pikir (mindset) mengenai Arsitektur Nusantara terhadap pola pikir yang tidak berlandaskan Arsitektur Nusantara. Memang dalam penginterpretasian ini…

baca selanjutnya

Sains, Permukiman, Lansekap, Urban, Ekologi, Struktur dan Konstruksi Arsitektur Nusantara

19 January 2017

Tjahja Tribinuka | Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS | E-mail tribinuka(at)ymail.com Sebuah contoh upaya menghadirkan Arsitektur Nusantara di masa kini dari bentuk Joglo (Tribinuka 2017) Arsitektur Nusantara bukanlah arsitektur tradisional, namun arsitektur tradisional bisa masuk dalam Arsitektur Nusantara. Inti dari Arsitektur Nusantara adalah pemahaman berarsitektur yang mempertimbangkan sejarah dan potensi ke-Nusantara-an. Sejarah arsitektur di Nusantara sudah lahir bersamaan dengan arsitektur di Yunani yang dituliskan oleh Vitruvius. Arsitektur Nusantara tumbuh dan berkembang selama ratusan…

baca selanjutnya

Menakar Eksternalitas Megaproyek

22 December 2016

Oleh: Andry Satrio Nugroho, Mahasiswa Program Magister Studi Pembangunan ITB, email: andrysatrion(at)gmail.com   Program prioritas era kepemimpinan Presiden Jokowi melalui percepatan pembangunan infrastruktur daerah saat ini sangat terasa di Jawa Barat.Program yang ambius ini tentu sebagian sudah membuahkan hasil. Sebut saja Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) yang sudah selesai tahun ini, menyusul tol Cisumdawu (Cikampek-Sumedang-Dawuan), tol Soroja (Soreang-Pasirkoja), tol Bocimi (Bogor-Sukabumi), tol Cijago (Cinere-Jagorawi) yang masing-masing masih dalam tahap pembangunan. Tidak…

baca selanjutnya
PageLines